Grow & Bless

Meningkatkan Pengunjung Website dengan Long Tail Keywords

Ardian Susanto Ardian Susanto
5 min read
Meningkatkan Pengunjung Website dengan Long Tail Keywords

Banyak digital marketer menerapkan SEO untuk membuat halaman websitenya muncul di mesin pencari. Tapi faktanya, semakin hari persaingan untuk menduduki halaman depan mesin pencari semakin ketat. Kalau Anda sudah berusaha untuk menerapkan teknik SEO ke dalam website, saatnya Anda mencoba menerapkan yang satu ini, Long Tail Keywords. 

Keywords sendiri terdiri dari dua macam yaitu short tail keywords dan long tail keywords. Keduanya sama-sama berpengaruh, tapi tingkat keterbacaan long tail keywords lebih tinggi. Kenapa bisa begitu? 

Pada penulisan kali ini, kita akan membahas tentang apa itu long tail keywords, perbedaan dengan short tail keywords, serta bagaimana cara menggunakan long tail keywords untuk memenangkan persaingan.

Meningkatkan Pengunjung Website dengan Long Tail Keywords

Kenal lebih Dekat Dengan Long Tail Keywords

Long tail keywords adalah kata kunci spesifik yang memiliki volume lebih kecil. Volume yang kecil ini membuat long tail keywords jauh lebih mudah ditemukan karena persaingannya yang rendah. Ciri utama dari long tail keywords adalah kata kunci yang dipilih sangat amat spesifik terhadap sesuatu yang akan dibahas.

Meskipun terdapat kata “long”, keywords tipe ini tidak harus seperti kalimat yang panjang. Justru sebaliknya, long tail keywords boleh berisikan bahkan tiga kata saja asalkan spesifik dan tepat sasaran.

Target dari long tail keywords adalah orang-orang yang ingin mencari sesuatu secara spesifik.

Agar lebih paham tentang apa itu long tail keywords, perhatikan contoh berikut ini:

Kenal lebih Dekat Dengan Long Tail Keywords

Ketika Anda menggunakan keywords “Digital marketing”, Anda harus bersaing dengan lebih dari 1,4 miliar artikel untuk bisa menduduki posisi puncak. Tentu hal ini sangat sulit dilakukan. 

Nah, dari pada menggunakan keywords general seperti “digital marketing”, Anda bisa memilih keywords lebih spesifik seperti gambar di bawah ini:

Kenal lebih Dekat Dengan Long Tail Keywords

Dengan menggunakan keywords spesifik yaitu “pengaruh digital marketing”, angka persaingannya akan turun drastis. Sehingga tingkat keterbacaan konten website Anda juga akan meningkat. Pemilihan keywords spesifik ini yang disebut dengan long tail keywords.

Short Tail Keywords VS Long Tail Keywords

Pada bagian awal artikel ini, telah dijelaskan bahwa keywords terbagi menjadi dua bagian, yaitu short tail keywords dan long tail keywords. Dimana letak perbedaan antara kedua keywords ini? 

Perbedaan dari kedua jenis keywords ini sebenarnya cukup signifikan. Short tail keywords atau kata kunci pendek adalah keywords general yang hanya terdiri dari satu atau dua kata saja. Dalam short tail keywords, biasanya persaingan dengan kompetitor sangat tinggi. 

Persaingan yang tinggi ini disebabkan oleh sifat “general” yang dimiliki oleh short tail keywords. Karena terlalu banyak digunakan oleh orang lain, short tail keywords ini menghimpun miliaran artikel dengan keywords yang sama. Sehingga peluang Anda untuk mencapai puncak mesin pencari akan sangat kecil.

Sedangkan long tail keywords adalah kebalikan dari short tail keywords yang memiliki ciri lebih spesifik dan tertuju pada satu karakteristik tertentu. Long tail keywords memiliki peluang keterbacaan lebih tinggi dibandingkan dengan short tail keywords karena sifatnya yang spesifik. 

Jadi, kalau Anda mengincar traffic website dalam waktu yang cepat, maka long tail keywords bisa jadi solusi yang tepat.

Baca Juga: Apa Itu Meta Keywords dan Tips Menggunakannya

3 Alasan Kenapa Harus Pakai Long Tail Keywords

Agar semakin yakin dan segera menerapkan teknik pemilihan kata kunci yang satu ini, kita akan bedah apa saja keuntungannya. Di bawah ini adalah tiga alasan kenapa Anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan long tail keywords untuk artikel website Anda.

1. Meningkatkan Traffic

Dengan keywords yang spesifik, orang dengan ketertarikan tertentu (spesifik) akan lebih mudah menemukan konten website Anda. Hal ini akan sangat membantu untuk meningkatkan traffic website.

2. Mudah Mendapatkan Ranking

Salah satu pilar terpenting SEO adalah ranking. Dengan long tail keywords yang spesifik dan jarang digunakan oleh orang lain, konten yang Anda buat sangat berpotensi untuk mendapatkan ranking tinggi dengan lebih cepat.

3. Hemat Biaya Ads

Jika Anda menggunakan Google Ads, maka keuntungan besar siap menanti Anda. Jika biasanya orang membayar tinggi untuk biaya per klik. Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu. 

Long tail keywords memang menargetkan orang-orang terpilih. Jadi orang yang berkunjung ke website Anda akan kemungkinan besar sangat tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Jadi, konversi biaya ads yang dikeluarkan dapat ditutup dengan keuntungan dari penjualan.

Baca juga: Cara Meningkatkan SEO Website Agar Semakin Meroket

Sebuah Cara Mencari Long Tail Keywords Yang Tepat

Sama seperti riset digital marketing yang lain, menentukan long tail keywords juga tidak bisa sembarangan. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menemukan keywords yang cocok untuk artikel yang akan Anda buat.

1. Google auto-complete 

Ketika Anda menuliskan sebuah kata di Google, secara otomatis Google akan menampilkan rekomendasi kata selanjutnya. Kata-kata yang direkomendasikan ini adalah kata yang sering sedang populer dan sering dicari.

Kata yang muncul dalam Google autocomplete ini bisa Anda jadikan rekomendasi untuk menulis long tail keywords Anda.

2. “People Also Ask”

Cara lain yang bisa Anda coba untuk menemukan keywords yang sesuai adalah dengan melihat tampilan “people also ask” atau dalam bahasa Indonesia “Orang Juga bertanya” pada bagian depan tampilan Google. 

Sebuah Cara Mencari Long Tail Keywords Yang Tepat

Melalui tampilan ini, Anda bisa menemukan rekomendasi keywords spesifik yang bisa digunakan untuk SEO website.

3. Pencarian terkait “Related Search”

Saat menuliskan keywords pencarian di Google, secara otomatis Anda akan diberikan rekomendasi pencarian serupa yang sering ditulis oleh orang lain. Anda bisa menemukan rekomendasi pencarian terkait di bagian paling bawah halaman pertama Google.

Sebuah Cara Mencari Long Tail Keywords Yang Tepat

Yang dimaksud dengan related searches di sini adalah topik-topik terkait yang sedang sering dicari oleh orang lain. Related search ini juga bisa jadi rekomendasi dalam menemukan long tail keywords.

4. Komunitas Online

Sebuah trend tertentu akan lebih mudah diketahui lewat komunitas online. Mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas biasanya akan memiliki ketertarikan serupa. Pembahasan dalam komunitas online juga tidak akan jauh dari ketertarikan mereka. 

Dengan masuk ke dalam komunitas online, Anda bisa tau apa yang sedang hits di kalangan mereka. Jadi, Anda bisa menyesuaikan keywords website yang akan ditulis dengan topik yang sedang hangat dibicarakan.

5. Gunakan Tools Keywords Otomatis

Cara paling praktis dalam menemukan keywords yang sesuai adalah dengan memanfaatkan tools analisis keywords. Salah satu tools long tail keywords gratis yang bisa Anda gunakan adalah Soovle

Soovle bisa dikatakan tools gratis yang cukup lengkap. Hal tersebut disebabkan karena Soovle bisa mengumpulkan data dari berbagai platform seperti Google, Yahoo, Youtube, Bing dan lain sebagainya.

Selain Soovle, Anda bisa juga memanfaatkan tools analisis lain atau jasa agency khusus SEO untuk membantu menemukan keywords dengan lebih optimal dan akurat.

Setelah mengetahui serba serbi tentang long tail keywords, Anda perlu menggaris bawahi satu hal lagi. Selain menentukan keyword yang sesuai, penyusunan kalimat demi kalimat dan storytelling di website harus diperhatikan pula. 

Hal ini tentu penting untuk menjaga ketertarikan pembaca terhadap konten yang dibuat. Jadi, jika kelak pembaca menemukan kontenmu lagi, mereka tidak akan merasa bosan dan terus tertarik untuk membaca lagi. Selain itu, atur pula berapa kali keywords akan dimunculkan agar tidak terjadi spamming tapi tetap terindeks oleh mesin pencari.

Share
Ardian Susanto

Written by

Ardian Susanto

CEO & Founder

Ardian Susanto adalah spesialis SEO dan Google Ads bersertifikasi Google Skillshop dengan pengalaman lebih dari 8 tahun dalam pemasaran digital B2B. Ia telah membantu berbagai perusahaan meningkatkan visibilitas online dan performa akuisisi digital melalui strategi SEO teknis dan kampanye Google Ads berbasis data. Sepanjang kariernya, Ardian pernah bekerja dengan berbagai organisasi dan perusahaan enterprise, termasuk Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Syariah Nasional (BSN), OCBC, dan Bussan Auto Finance (BAF), serta klien B2B di Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Kanada. Di blog ini, Ardian membagikan wawasan praktis tentang SEO teknis, Google Ads, dan strategi pemasaran digital B2B berdasarkan pengalaman langsung menangani proyek dan kampanye klien. Terhubung dengan Ardian di LinkedIn untuk berdiskusi tentang SEO, Google Ads, dan strategi pertumbuhan digital.

Keep Reading

Let's Talk

Ready to Apply These Strategies to Your Business?

The strategies we write about are the same ones we execute for our clients. Let's have an honest conversation about what we can do for you.