Grow & Bless

Mengenal Off Page SEO dan Teknik Optimasinya

Jika sebelumnya kami sudah membahas mengenai teknik SEO On Page, maka kali ini yang akan dibahas adalah off page SEO. Optimasi ini sering kali diabaikan, padahal mempunyai peranan yang begitu penting.

Sama halnya seperti SEO On Page, SEO off page juga membutuhkan strategi yang tepat dalam penerapannya. Mari pelajari mengenai pengertian dan penerapan SEO off page pada konten berikut ini.

Key Takeaways

  1. Off Page SEO: Ini adalah jenis optimasi Search Engine Optimization yang dilakukan dari luar website. Meskipun sering kali diabaikan, off page SEO memiliki peranan penting dan memerlukan strategi yang tepat dalam penerapannya.
  2. Manfaat Off Page SEO: Manfaat dari optimasi Off Page SEO antara lain peningkatan ranking di mesin pencarian Google, peningkatan traffic website, peningkatan reputasi website, dan membantu membangun brand image website.
  3. Teknik Off Page SEO: Teknik yang digunakan dalam Off Page SEO meliputi penggunaan berbagai jenis backlink (kontekstual, komentar, profile, social bookmark, blogrool, document sharing, social media, image sharing, dan footer), serta link building.
  4. Backlink Berkualitas: Backlink dinilai berkualitas jika Anda memperolehnya secara natural (diberikan oleh website lain) tanpa Anda minta. Selain itu, backlink harus berasal dari website yang memiliki reputasi baik, aktif, memiliki traffic, relevan dengan situs Anda, tidak berasal dari konten negatif, memiliki domain authority dan page authority yang tinggi.
  5. Link Building: Ini adalah pengembangan dari sebuah backlink. Link building dapat berasal dari banyak website dan harus lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas. Ada tiga jenis link building, yaitu natural, outreach, dan sesat (yang harus dihindari karena bisa menipu Google dan berakibat penalti).
Off Page SEO

Pengertian Off Page SEO

SEO off page merupakan salah satu jenis optimasi Search Engine Optimization yang dilakukan dari luar website. Jadi optimasi dilakukan dari luar dengan memberikan pengaruh ke website utama.

Banyak yang mengatakan bahwa SEO off page itu adalah backlink. Ya memang tidak sepenuhnya salah, tetapi sebenarnya teknik optimasi SEO ini bukanlah sekedar backlink belaka melainkan ada banyak hal lainnya yang bisa Anda lakukan.

Jika optimasi dalam sudah dilakukan secara maksimal, maka optimasi dari luar berupa off page SEO juga harus dilakukan secara maksimal.

Baca juga: Cara kerja SEO dalam Digital Marketing

Manfaat Off Page SEO

Dengan melakukan optimasi Off Page SEO, ada banyak benefit yang bisa Anda peroleh terhadap webiste yaitu :

1. Meningkatkan Ranking di Pencarian Google

Off page SEO dapat meningkatkan rangking situs Anda meskipun tidak bisa terlihat hasilnya secara instan. Apalagi jika didukung dengan teknik on page SEO yang oke, dijamin website Anda bisa mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari.

2. Meningkatkan Traffic Website

Kalau situs sudah berhasil menduduki peringkat atas di search engine, maka terbuka peluang terjadi peningkatan traffic. Karena ketika pengunjung melakukan browsing, mereka akan mengklik web yang berada di posisi 1-5.

Bahkan sumber traffic bukan hanya dari google saja, tetapi juga dari situs lain yang memberikan rujukan ke situs Anda. Intinya pasti terjadi peningkatan trafik dan visitor baik dalam waktu cepat maupun lama.

3. Meningkatkan Reputasi Website

Website yang memiliki reputasi yang bagus, sangat istimewa di mata google. Salah satu cara untuk meningkatkan reputasi situs adalah dengan menerapkan off page SEO.

Lain halnya jika situs Anda kurang populer atau tidak memiliki reputasi yang baik, maka google pun tidak akan meliriknya. Alhasil, web Anda sulit menembus peringkat 1 di mesin pencari.

4. Branding

Optimasi off page SEO juga bisa membantu membangun brand image website Anda. Kalau branding sudah bagus, maka kredibitas web pun juga bakalan meningkat.

Dan pada akhirnya google suka dengan hal tersebut sehingga bisa dengan mudah mendapatkan posisi yang bagus di mesin pencarian google.

Ingin meningkatkan rangking website anda di Google? Hubungi Grow&Bless Saja untuk jasa SEO di Indonesia.

Teknik Off Page SEO

Dalam Off Page SEO, Anda bisa menerapkan beberapa teknik yang terbukti cukup efektif untuk meningkatkan ranking website. Apa sajakah itu?

1. Backlink

Backlink adalah teknik paling utama dan wajib dilakukan ketika Anda melakukan optimasi SEO Off Page. Bagi Anda yang belum tau, backlink atau pranala balik merupakan tautan dari website lain yang mengarah ke website kita, Seperti ini ilustrasi :

Website A berisi artikel yang didalamnya terdapat teks yang diberi link website B, maka dalam kasus ini website B mendapatkan backlink dari website A. Sementara itu, website A memasang eksternal link (link keluar) menuju website B.

Backlink tidak hanya berasal dari postingan saja, bisa dimana saja asalkan terdapat link hidup. Baik itu di header, sidebar, footer, komentar ataupun yang lainnya. Backlink sendiri terdiri atas beberapa jenis yaitu :

Backlink Kontekstual

Backlink kontekstual atau contextual backlink adalah pranala balik yang terpasang di postingan atau artikel. Kurang lebih penerapannya sesuai ilustrasi yang sudah disampaikan di atas. Backlink kontekstual merupakan salah satu backlink berkualitas atau powerfull sehingga Anda wajib mendapatkannya.

Untuk bisa mendapatkan backlink kontekstual, Anda bisa meminta izin untuk melakukan guest post. Apa itu guest post? Jadi pada intinya guest post itu, Anda menulis di situs orang lain dengan memasang link yang mengarah ke situs Anda.

Backlink Komentar

Backlink komentar atau comment backlink sesuai dengan namanya merupakan backlink yang terdapat di komentar. Ketika Anda berkomentar di web orang lain dan menanamkan link hidup di kolom komentar tersebut, maka Anda telah memasang backlink.

Namun di zaman sekarang, tidak mudah untuk memasang backlink komentar. Pasalnya rata-rata pemilik website saat ini memasang moderasi komentar dan rata-rata tidak ingin ada link terpasang di kolom komentar situs mereka.

Backlink komentar juga dijadikan ladang spamming bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka dengan sengaja memberikan komentar dalam jumlah banyak dan

Selain itu, teknik pranala balik yang satu ini juga dianggap tidak terlalu bagus dan tidak memberikan power terlalu besar sehingga pada akhirnya ditinggalkan. Bagaimana dengan Anda? Apakah masih menerapkannya? Beri pendapat di kolom komentar ya.

Link Profile Backlink

Backlink yang satu ini ditempatkan pada bagian profil (penulis) dan biasanya mengarah ke homepage. Misal, Anda ingin menambah penulis lain untuk web Anda dan ketika mengisi bio biasanya suruh mengisi link website. Nah disitulah link profile backlink terpasang.

Anda bisa dengan mudah memasang backlink profile di website-website komunitas. Atau bisa juga dipasang di media-media online seperti klikmania, hipwee, brilio, dan lain sebagainya. Optimasi backlink yang satu ini sangat bagus untuk membranding sebuah situs.

Bagaimana dengan kualitas backlink jenis ini? Berdasarkan pengalaman pribadi, backlink profile ini kualitasnya cukup bagus meskipun tidak sebagus backlink kontekstual. Bahkan dengan memasang backlink ini manfaatnya bukan sekedar mendapatkan backlink berkualitas, melainkan bisa meningkatkan branding situs kita.

Social Bookmark Backlink

Social bookmark backlink adalah backlink yang terpasang di website yang banyak memasang link website. Contoh social bookmark antara lain yaitu reddit, dig, direktori indonesia, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perlu untuk diketahui, teknik backlink yang satu ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Jika Anda salah dalam menerapkannya, maka bisa saja web Anda yang dianggap spamming oleh google.

Tentu bukan sesuatu yang bagus jika website Anda sudah dianggap spam oleh google. Bukan hanya kesulitan menembus peringkat atas, tetapi juga artikel-artikel yang sudah berada di atas bisa terlempar bahkan tidak terindeks lagi. Lakukan optimasi backlink ini secara natural.

Blogrool Backlink

Blogrool backlink adalah backlink yang biasanya dipasang di sidebar blog atau website berupa daftar link. Optimasi backlink yang satu ini kini sudah mulai ditinggalkan tidak seperti dahulu.

Alasan yang paling utama backlink blogrool dinilai sudah tidak powerfull lagi, dan alasan yang kedua adalah banyak pemilik web yang malas memasang link di bagian sidebar. Mereka lebih memilih memasang widget recent post, popular post, atau pos terkait pada bagian tersebut.

Document Sharing Backlink

Backlink yang satu ini terpasang pada sebuah dokumen. Baik itu word, pdf, powerpoint, excel, maupun tipe dokumen yang lainnya. Cara mendapatkan backlink ini sangatlah mudah.

Pertama silakan buat artikel terlebih dahulu di microsoft word dan jangan lupa pasang link yang mengarah ke situs Anda. Selanjutnya upload artikel itu di website khusus sharing document seperti academia.

Social Media Backlink

Sesuai dengan namanya, backlink ini tertanam di media sosial seperti facebook, twitter, instagram, maupun yang lainnya. Backlink ini bukan hanya bisa dipasang pada bagian wall saja tetapi juga pada bagian profile.

Namun umumnya backlink seperti ini sifatnya nofollow sehingga kurang begitu powerfull. Akan tetapi apabila Anda ingin memasangnya bukan masalah besar.

Image Sharing Backlink

Cara kerja image sharing backlink kurang lebih sama dengan document sharing backlink. Bedanya, jika document sharing backlink berupa dokumen maka image sharing backlink itu berupa foto atau gambar.

Caranya yaitu, upload saja gambar dan dibagian bawah gambar jangan lupa pasang link yang mengarah ke website Anda.

Footer Backlink

Sama halnya seperti blogrool backlink yang terpasang di sidebar web, footer backlink dinilai tidak begitu powerful sehingga sudah mulai ditinggalkan. Namun teknik backlink yang satu ini masih terus dilakukan oleh pembuat theme atau tema.

Kalau template yang Anda pakai adalah template gratis, biasanya terdapat link yang mengarah ke situs pembuat template tersebut. Berarti web pembuat template mendapatkan backlink dari web Anda. Bagaimana, bisa dipahami kan?

Bagaimana Ciri Backlink Berkualitas Itu?

Jawaban untuk pertanyaan ini, sangat mudah. Sebuah backlink dinilai berkualitas apabila Anda memperolehnya secara natural (diberikan oleh website lain) tanpa Anda minta.

Misalnya seperti ini, ada orang lain yang tertarik mempromosikan situs Anda karena dianggap menarik kemudian ia membuat artikel yang berisi tentang keunggulan website Anda dan tidak lupa memberikan link. Itulah yang disebut sebagai backlink berkualitas.

Jika begitu, apakah kita tidak boleh mencari atau meminta backlink?

Sebenarnya boleh-boleh saja kalau Anda ingin mencari backlink. Dengan catatan, jangan langsung melakukannya secara spamming. Selain itu, website yang menjadi rujukan wajib memenuhi beberapa kriteria berikut ini :

  • Memiliki reputasi yang bagus.
  • Website harus aktif.
  • Punya traffic, semakin banyak tentu semakin bagus.
  • Web berisi konten yang relevan dengan situs Anda. Jika Anda memiliki web kesehatan, carilah backlink di web kesehatan juga.
  • Selain relevan isinya, sebaiknya relevan juga bahasanya. Jadi, kalau Anda memiliki web berbahasa Indonesia sebaiknya pasang backlink di web berbahasa Indonesia juga.
  • Backlink tidak berasal dari web konten negatif.
  • Memiliki domain authority dan page authority yang tinggi. Memang keduanya bukanlah penilaian dari google, tapi setidaknya nilai DA PA tinggi menunjukkan site atau situ memiliki reputasi yang bagus.
  • Jenis backlink kontekstual adalah yang paling bagus dibandingkan dengan jenis backlink yang lainnya.
  • Mencari backlink sebaiknya dilakukan ketika web sudah berusia setidaknya tiga atau empat bulan. Walaupun sebenarnya tidak masalah web baru mencari backlink, tapi alangkah lebih baik jika menunggu tiga atau empat bulan.
  • Dan terakhir, pastikan backlink itu terindeks google. Karena percuma saja sudah dapat backlink tapi tidak terindeks google.

2. Link Building

Link building pada dasarnya adalah pengembangan dari sebuah backlink sebagai hal utama dalam optimasi seo off page. Sumber link building tidak hanya berasal dari satu situs saja, tetapi berasal dari banyak website.

Tapi apakah semakin banyak itu semakin bagus? Jawabannya belum tentu. Sebab, google selalu mengutamakan kualitas di atas kuantitas.

Percuma saja mendapatkan 1000 backlink tapi berasal dari situs tidak berkualitas. Lebih baik backlink yang jumlahnya hanya 30 tapi berasal dari situs berkualitas.

Link building sendiri terbagi menjadi tiga jenis yaitu :

Link Building Natural

Artinya, link building tidak Anda buat tetapi Anda mendapatkannya langsung tanpa diminta. Namun bukan hal yang mudah untuk bisa memperoleh hal ini secara natural

Tapi, yang bisa Anda lakukan adalah buat website Anda sebagus mungkin sehingga orang lain secara ikhlas memasukkan link dari konten Anda sebagai sumber informasi terpercaya.

Link Building Outreach

Untuk bisa mendapatkannya, maka Anda wajib menghubungi beberapa pemilik website agar memberikan link menuju situs Anda. Dapat dikatakan, link building ini yang paling mudah dilakukan.

Anda bisa meminta jadi penulis di website orang tersebut dan meminta izin memasang link pada artikel, bisa juga dengan menjadi sponsor sehingga mereka bersedia menanam link ke web Anda. Biasanya kalau sudah ada uang, semuanya jadi lancar.

Link building ini juga ada kekurangannya, yaitu belum tentu semua yang Anda minta bersedia memberikan backlink ke website Anda. Jadinya, sangat penting membangun komunikasi yang baik sehingga mereka tidak keberatan saat Anda meminta backlink kepada mereka.

Link Building Sesat

Jangan pernah lakukan teknik off page SEO yang satu ini. Pasalnya, jika sampai ketahuan google membuat web Anda bisa terkena penalti sehingga tidak muncul lagi di pencarian google.

Link building ini bertujuan untuk menipu google. Jadi, sebaiknya Anda tidak melakukannya.

Lalu, bagaimana maksud dari link building sesat itu? Link building dikatakan sesat jika Anda melakukan beberapa hal berikut ini :

Spam comment + memasang link dalam jumlah yang tidak wajar.

Spam di forum online dengan sengaja membuat thread yang berisi banyak backlink ke situs sendiri.

Dan segala spamming lainya termasuk ke dalam link building sesat yang tidak disukai oleh google.

3. Membagikan ke Sosial Media

Salah satu optimasi off page SEO yang sebenarnya sangat mudah dilakukan adalah dengan membagikan link website atau artikel di sosial media. Tentu saja, Anda tidak boleh melakukan secara spamming supaya terlihat lebih natural.

Dengan membagikan konten di social media, Anda jadi tau bagaimana respon pembaca terhadap tulisan Anda. Bisa jadi mereka merasa puas ataupun kecewa dengan tulisan Anda.

Off Page SEO

Bahkan berawal dari sini, Anda bisa mendapatkan backlink natural bahkan tanpa Anda minta sekalipun. Dengan catatan, konten Anda benar-benar bagus.

Atau paling tidak, artikel Anda akan dibagikan oleh pengguna sosial media yang lain sehingga traffic pun akan bertambah meskipun itu sedikit.

4. Google Bisnis

Tak banyak yang tau, bahwa google bisnis bisa Anda manfaatkan untuk optimasi SEO off page terutama dalam mencari backlink berkualitas. Di sana, Anda bisa memasang link website secara gratis tanpa harus membayar.

5. Bekerja Sama dengan Media Online

Kalau Anda kesulitan mendapatkan backlink secara natural, maka jemput bola adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Untuk meningkatkan reputasi website, Anda bisa bekerja sama dengan media online.

Ketika Anda baru saja melakukan suatu pencapaian, kerja sama, atau mengadakan event, kamu bisa membuat press release untuk dibagikan ke media-media online dan membuat backlink ke websitemu.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian off page SEO dan penerapannya pada website Anda. Baik optimasi SEO On Page maupun off page SEO keduanya wajib dijalankan dengan baik untuk memperoleh hasil yang maksimal. Jika Anda membutuhkan jasa SEO untuk optimasi website Anda dan ingin mendapatkan backlink dari media nasional Indonesia, jangan ragu untuk menghubungi Grow&Bless Digital Marketing.

10 Faktor Yang Perlu Diperhatikan Untuk On Page SEO Website

On page SEO atau SEO onpage adalah salah satu jenis dari optimasi Search Engine Optimization. Dari sekian banyak langkah optimasi SEO yang harus dilakukan untuk website Anda, SEO on page menjadi salah satu hal penting yang wajib Anda terapkan. Apa itu SEO on page dan bagaimana penerapannya? Mari kita bahas pada konten berikut ini.

Apa Itu On Page SEO?

On page SEO adalah optimasi mesin telusur yang dilakukan dari dalam website. Kalau menurut backlinko, jenis SEO ini diartikan sebagai praktik mengoptimalkan konten pada halaman situs atau webiste agar bisa masuk peringkat teratas pencarian Google dan mudah dicari oleh pengguna.

Mengerti On page seo

Pada intinya, optimasi mesin telusur ini dilakukan dari dalam dengan cara mengoptimalkan konten-konten atau artikel yang ada pada web. Bukan hanya isi konten saja yang dioptimalkan, melainkan juga hal-hal lainnya yang saling berkaitan.

Komponen yang Perlu Dioptimalkan dalam SEO On Page

Dalam penerapan on page SEO, ada beberapa komponen yang harus Anda optimalkan supaya website Anda bisa bersaing di mesin pencari dan berpeluang besar mengalahkan kompetitor. Apa sajakah itu?

1. Keyword

Keyword atau Kata Kunci merupakan salah satu hal penting yang wajib dioptimalkan terlebih dahulu.Ya sebenarnya Anda boleh-boleh saja menargetkan kata kunci apa saja, namun untuk itu mampu bersaing dengan begitu banyak kompetitor di pencarian google Anda membutuhkan kata kunci yang tepat.

Artinya, kata kunci tersebut haruslah banyak yang mencari dan tepat sasaran. Karena percuma saja, Anda sudah capek-capek buat konten tetapi tidak ada seorang pun yang mencarinya. Penentuan keyword dimulai dari riset yang harus mempertimbangkan kebutuhan user.

2. Judul

Judul adalah pengembangan dari keyword. Misalnya, Anda sudah memilih kata kunci “Cara Membuat Rooti Bakar” maka judulnya bisa dibuat seperti ini :

  • Cara Membuat Roti Bakar Enak
  • Cara Membuat Roti Bakar Sedap
  • Cara Membuat Roti Bakar Rasa Coklat
  • Cara Membuat Roti Bakar Rasa Anggur
  • Dan lain sebagainya.

Sama halnya seperti penentuan keyword, menentukan judul pun tidak bisa dilakukan asal-asalan. Sebuah judul konten yang dikatakan SEO Friendly apabila memenuhi persyaratan :

  • Mengandung Keyword : Pada contoh di atas ‘Cara Membuat Roti Bakar Enak’ adalah contoh penerapan judul yang mengandung keyword. Adapun keyword yang ditargetkan adalah ‘Cara Membuat Roti Bakar’.
  • Menarik : Judul juga harus menarik dan membuat pengguna tertarik mengklik konten tersebut. Mayoritas artikel yang berada di peringkat atas SERP pasti judul-judulnya menarik,
  • Tidak Terlalu Panjang. Judul juga disarankan tidak terlalu panjang supaya tidak terpotong saat ditampilkan di mesin pencari. Judul yang ideal berjumlah 55-60 karakter.

3. Konten atau Artikel

Konten merupakan salah satu bagian terpenting dari optimasi on page SEO. Oleh Karena itu dari kontenlah bisa diketahui apakah user merasa puas dengan isi yang ada di dalamnya. Sebagaimana yang diketahui, algoritma terbaru memprioritas user experience, jadi jika user tidak puas maka bersiaplah website Anda terlempar dari mesin pencari.

Konten website

Untuk memberi kepuasan pengunjung, Anda wajib membuat konten yang berkualitas. Nah apa sih yang dimaksud konten berkualitas itu? Sebuah artikel dikatakan berkualitas apabila memenuhi beberapa kriteria berikut ini :

  • Memberikan manfaat bagi pengunjung : Artinya harus bisa memberikan manfaat bagi siapapun yang membaca. Sebagai contoh, konten cara membuat roti bakar bila isinya bagus dan berbobot tentu saja membuat pengunjung bisa membuat roti bakar sendiri di rumah mereka. Itulah manfaat yang mereka dapatkan.
  • Lebih menonjol dari konten lain : di SERP, ada banyak konten yang sebetulnya membahas hal yang sama. Tapi, tidak semua mendapatkan rangking 1 bukan? Ada juga yang menduduki 2, 3, 4, dst. Untuk hasil pencarian terbaik, pastikan Anda benar-benar membuat konten yang lebih menonjol daripada lainnya.
  • Dibaca dalam jangka waktu yang lama : Google sangat suka konten yang bisa membuat pengunjung membaca konten tersebut dalam waktu yang lama. Indikatornya bukan sekadar tulisan panjang, melainkan juga enak dibaca dan bisa memberikan solusi.

Jangan sekali-sekali membuat tulisan yang tidak original, tidak berbobot, tidak bermanfaat karena google tidak suka dan website Anda dijamin gagal masuk ke peringkat atas google.

4. URL

URL, tautan atau link yang biasanya terdapat di address bar ini tetap memiliki pengaruh meskipun tidak terlalu besar.  URL yang baik harus memenuhi beberapa kriteria yaitu :

  • Mengandung keyword.
  • Tidak terlalu panjang.

Mari kita bahas satu per satu.

Yang pertama URL wajib mengandung kata kunci. Hal ini bertujuan agar bisa memberikan pengaruh bagi website ke mesin pencari. Contohnya sebagai berikut :

domain.com/cara-membuat-roti-bakar

Selain itu, alangkah lebih baik jika tautan tidak terlalu panjang. Tujuannya supaya tautan tersebut lebih khusus menargetkan kata kunci tertentu. Contohnya :

Disarankan : domain.com/cara-membuat-roti-bakar

Tidak disarankan : domain.com/cara-membuat-roti-bakar-dengan-mudah-dan-cepat.

5. Meta Description

Meta description atau meta deskripsi merupakan cuplikan ringkasan artikel yang biasanya juga ditampilkan di mesin pencari selain judul dan URL. Sama seperti URL, sebetulnya meta deskripsi sudah tidak memiliki pengaruh besar terhadap perangkingan pada hasil penelusuran google.

Lalu mengapa deskripsi tetap dimasukkan dalam daftar? Baik, akan saya jelaskan.

Sama halnya judul, penentuan deskripsi sangat berpengaruh terhadap ketertarikan pengunjung untuk mengklik konten tersebut. Jika mereka beranggapan deskripsi tidak menarik, maka kemungkinan besar mereka tidak akan membukanya.

Lagi lagi ini soal user experience. Dimana kepuasan pengunjung menjadi prioritas penilaian google dalam menentukan website atau blog mana yang layak menjadi raja di mesin pencari.

Lalu, bagaimana cara membuat meta deskripsi yang baik itu?

Meta description yang baik adalah deskriptif dan mengundang klik. Artinya, meta deskripsi harus benar-benar mendeskripsikan seluruh isi artikel dengan jumlah karakter yang ideal adalah 120-130. Selain itu, isi deskripsi sebaiknya mengandung kata kunci utama dan dibuat semenarik mungkin agar mengundang klik.

6. Gambar

Banyak perdebatan soal penggunaan gambar di dalam artikel website. Ada yang bilang harus ada, namun tidak sedikit pula yang menganggap bahwa gambar sebaiknya tidak perlu dimasukkan karena menjadi salah satu penyebab akses loading situs menjadi lebih lambat.

Lantas, bagaimana yang benar

Bagaimana pun juga, gambar tetaplah penting karena bisa menjadi nilai tambahan. Kalau 100% isi tulisan semua, pasti sangat membosankan. Tulisan di mana pun, termasuk di buku pasti terdapat gambar di dalamnya meskipun hanya satu atau dua saja.

Menggunakan Image Sendiri

Bukan hal yang sia-sia menambahkan multimedia di dalam konten situs kita. Yang sia-sia adalah apabila menambahkan gambar tetapi gambar tersebut tidak dioptimalkan dengan baik.

Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam memasukkan gambar ke dalam konten :

  • Pertama, alangkah lebih baik menggunakan gambar hasil jepretan sendiri karena lebih original. Semakin bagus lagi kalau hasil jepretannya benar-benar bagus.
  • Gambar juga harus berhubungan dengan konten yang Anda buat. Kalau membuat artikel resep roti bakar, pastikan gambarnya adalah roti bakar bukan makanan lain.
  • Ketiga, sebaiknya gunakan ekstensi .jpg atau .png karena kedua ekstensi tersebut ringan dan sangat mudah dioptimasi.
  • Jangan upload gambar berukuran terlalu besar (lebih dari 100 kb), tetapi sebaiknya upload gambar berukuran di bawah 80 kb. Jika ukuran dan resolusi gambar masih terlalu besar, Anda bisa memperkecilnya di situs khusus compress gambar seoperti tinypng, compresspng, compressjpg, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Terakhir, jangan lupa tambahkan atribut alt pada gambar supaya gambar tersebut bisa dengan mudah terbaca oleh robot mesin pencari google. Atribut alt yang seo friendly adalah mengandung kata kunci tertaregt.

Kegagalan mengoptimasi gambar dapat menyebabkan situs menjadi lelet ketika diakses. Terlebih lagi, gambar yang diupload sangat banyak sekali.

7. Video

Video ini juga bersifat opsional, tapi tidak ada ruginya dimasukkan ke artikel jika memang dibutuhkan. Sama seperti gambar, video yang diunggah di web pun harus Anda optimasikan agar tidak berpengaruh terhadap kecepatan situs.

Berikut ini beberapa tips yang harus Anda ikuti :

  • Hanya upload video yang berhubungan dengan konten Anda. Kalau dirasa tidak perlu dan cukup dengan gambar, sebaiknya tidak usah saja.
  • Upload video dengan ukuran tidak terlalu besar. Tujuannya semata-mata supaya tidak memberatkan website Anda. Silakan kompres terlebih dahulu apabila videonya masih berukuran besar.

8. Internal Link

Sudah tahukah Anda apa itu internal link itu? Internal link adalah sebuah link yang mengarah ke link lain yang masih ada di dalam satu web. Dalam on page SEO, internal link memiliki peranan sangat penting dan benar-benar harus dioptimalkan.

Kenapa?

Tanpa internal link membuat pengunjung tidak melakukan tindakan lainnya di website Anda. Hal seperti ini menjadi penyebab bounce rate menjadi tinggi, waduh istilah apa lagi bounce rate itu?

Jadi begini penjelasannya :

Pengunjung yang mengunjungi website Anda dan membaca seluruh artikel Anda biasanya akan melakukan dua hal sebagai respon. Pertama, meninggalkan situs dan yang kedua adalah tetap di situs itu dengan membaca artikel lainnya.

Kalau pengunjung langsung pergi, artinya bounce rate tinggi sedangkan jika pengunjung membaca artikel lain dan lama-lama berada di website tersebut menandakan bounce rate rendah.

Dalam kaitannya dengan bounce rate, internal link berperan supaya pengunjung membaca artikel yang lainnya. Semakin banyak semakin bagus asalkan relevan.

Google sangat suka dengan website yang bukan hanya memiliki banyak pengunjung, melainkan pengunjungnya juga stay di website tersebut dalam jangka waktu yang lama.

9. Eksternal Link

Pada sebuah artikel, eksternal link bersifat opsional. Artinya, Anda boleh memasukkannya dan boleh juga tidak memasukkannya.

Wajib Anda ketahui, tidak bagus jika Anda memasukkan eksternal link terlalu baca di dalam artikel. Apalagi jumlahnya melebihi internal link.

10. Kecepatan Website

Algoritma Google 2021 terbaru menunjukkan bahwa kecepatan web memiliki pengaruh cukup besar terhadap pemeringkatan website di search engine. Anggap saja website A dan B sama-sama sudah dioptimasi, namun kecepatan keduanya berbeda.

Kecepatan Website penting untuk SEO

Situs atau blog yang lebih diutamakan google tentu saja situs yang cepat dan tidak lemot ketika diakses. Idealnya, loading situs setidaknya 3-5 detik lebih dari itu berarti sudah sangat lambat sekali.

Mengapa website bisa lambat?

Ada banyak sekali yang mempengaruhinya seperti server hosting, gambar, video, kode template, dan masih banyak lagi yang lainnya. Beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat loading website antara lain :

  • Pilih web hosting yang cepat dan pastikan kredibilitas web hosting tersebut baik.
  • Gunakan template yang fast loading. Sebelum menggunakannya, silakan cek terlebih dahulu kecepatan demonya di pagespeed insight atau gtmetrix
  • Optimasi gambar dan video dengan baik.
  • Minifikasi HTML, CSS, Javascript
  • Manfaatkan plugin caching.

Baca Juga: Apa itu SEO? bagaimana cara kerjanya?

Panduan Menerapkan On Page SEO pada Website

Agar semakin paham, berikut kami berikan panduan cara optimasi SEO on page pada website Anda.

1. Riset Keyword

Semua diawali dari riset kata kunci terlebih. Tujuannya tentu saja supaya Anda menemukan kata kunci yang benar-benar potensil, bukan asal memilih kata kunci.

Dalam memilih keyword, wajib mempertimbangkan berbagai aspek yaitu jumlah volume pencarian, tingkat persaingan, dan user intent. Ada beberapa tools yang bisa Anda manfaatkan untuk mencari kata kunci potensial antara lain yaitu uberrsuggest, google keyword planner, ahrefs, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Menentukan Judul

Sudah menemukan keyword yang pas? Kini saatnya menentukan judul artikel. Sesuai penjelasan di atas, sebaiknya judul :

  • Mengandung kata kunci yang ditargetkan (Lebih baik lagi jika terdapat di awal kalimat).
  • Judul harus menarik diklik (mengandung power word).
  • Jika Anda mengikuti panduan rank math, maka judul wajib memiliki angka (Ini hanya bersifat opsional saja, apabila judul memang tidak membutuhkan angka ya tidak usah saja).

3. Membuat Artikel SEO Friendly

Setelah judul sudah terbuat, saatnya Anda membuat artikel. Yang utama, tentu Anda wajib membuat artikel yang berkualitas dan wajib memenuhi kriteria berikut ini ;

  • Artikel mengandung kata kunci dalam jumlah yang wajar.
  • Tambahkan juga long tail keywords atau LSI keywords guna menghindari overdosis keywords density.
  • Jumlah kata yang disarankan minimal 300-500 kata bergantung jenis artikel yang akan Anda buat.
  • Tambahkan heading dan subheading, pastikan mengandung kata kunci tertarget.
  • Tambahkan internal link yang relevan, semakin banyak semakin bagus.
  • Tambahkan gambar yang sudah dioptimasi.
  • Setting URL dan meta description.
  • Penambahan rich snippet yang juga bertujuan agar pengguna tertarik mengklik konten yang Anda buat.

Setelah semua sudah oke, silakan dipublikasikan. Jangan lupa minta pengindeksan di google search console supaya artikel Anda bisa cepat tampil di search engine.

Baca juga: Cara kerja SEO dalam Pemasaran Digital Saat ini

4. Share di Sosial Media

Memang, dengan membagikan artikel di sosial media tidak serta merta secara langsung bisa menaikkan konten Anda di google. Tetapi, jumlah share sosial media bisa menjadi tolak ukur kepuasan pembaca terhadap artikel yang Anda buat.

Membagikan Konten Website ke Social Media

Jika mereka membagikannya, menunjukkan mereka sangat puas. Sementara itu, jika tidak berarti mereka tidak puas. Maka dari itu, alangkah lebih jikalau pada halaman website Anda terdapat tombol sosial share (facebook, twitter, whatsapp), dll.

5. Tingkatkan Kecepatan Website

On page SEO bukan hanya dari artikel saja, tetapi juga dari kecepatan halaman website. Maka dari itu, jika website Anda masih lambat sebaiknya dioptimasi agar semakin cepat.

Sebab halaman website yang lambat itu tidak ramah terhadap pengguna. Kalau user tidak puas, maka google pun juga tidak puas.

6. Selalu Update Artikel Secara Berkala.

Jangan pernah puas dengan artikel yang sudah Anda buat. Artikel itu sebaiknya dioptimasi sehingga kualitasnya menjadi semakin baik. Dengan sering mengupdate artikel, membuat google beranggapan website kita selalu aktif dan otomatis selalu dicrawl.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai on page seo pada sebuah situs beserta penerapannya yang benar. Selanjutnya, kami akan membahas jenis lain dari SEO yakni off page SEO.